Rabu, 24 Oktober 2012
Rangkuman mata kuliah matematika ekonomi
Suku ke-n dari DH
Besarnya nilai suku tertentu (ke-n) dari sebuah deret hitung dapat dihitung melalui sebuah rumus.
Perhatikan contoh 1 dibawah. Dalam contoh tersebut nilai suku pertamanya (a) adalah 7 dan pembedanya (b) adalah 5
7, 12,17,22,27,32
S1,S2,S3,S4,S5,S6
Sn = a + (n – 1)b
S1 = 7 = a
S2 = 12 = a + b = a + (2 – 1)b a : suku pertama atau S
S3 = 17 = a + 2b = a + (3 – 1)b b : pembeda
S4 = 22 = a + 3b = a + (4 – 1)b n : indeks suku
S5 = 27 = a + 4b = a + (5 – 1)b
S6 = 32 = a + 5b = a + (6 – 1)b
Berdasarkan rumus di atas, dengan mudah dan cepat kita dapat menghitung nilai-nilai suku tertentu.
Jumlah ⁿ suku
Jumlah sebuah deret hitung sampai dengan suku tertentu tak lain adalah jumlah nilai suku-sukunya, sejak suku pertama (Sn atau a) sampai dengan suku ke-n (Sn) yang bersangkutan.
ᶮ
Jn = ∑ S = S1 + S2 + . . . . . + Sn
1 = 1
DERET UKUR
Deret ukur ialah deret yang berubah suku-sukunya berdasarkan perkalian terhadap sebuah bilangan tertentu. Bilangan yang membedakan suku-suku sebuah deret ukur dinamakan penggabda, yakni merupakan hasil bagi nilai suatu suku terhadap nilai suku didepannya..
Contoh :
1) 5, 10, 20, 40, 80,160 (penggada = 2)
2) 512,256,128,64,32,16 (penggada = 0,5)
Suku ke-n dari DU
Untuk dapat membentuk rumus penghitungan suku tertentu dari sebuah deret ukur, perhatikan Contoh di atas yang disajikan dalam bentuk lain di bawah ini.
Sn = apᵑ¯¹
S1 = 5 = a
S2 = 10 = a p = ap²¯¹ a = suku pertama
S3 = 20 = a p p = ap² = ap³¯¹ p = pengganda
S4 = 40 = a p p p = ap³ = ap⁴¯¹ n = indeks suku
S5 = 80 = a p p p p = ap⁴ = ap⁵¯¹
S6 = 160 = a p p p p p = ap⁵ = ap⁶¯¹
Jumlah n suku
Seperti halnya dalam deret hitung, jumlah sebuah deret ukur sampai dengan suku tertentu adalah jumlah nilai suku-sukunya sejak suku pertama sampai dengan suku ke-n yang bersangkutan.
Jn = ∑ S = S1 + S2 + S3 + S4 + . . . . . + Sn
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar